“bangun tidur ku terus mandi….”, “wah..!! si dedek uda bangu…n mandi yuk sikat gigi. biar badan harum dan gigi bersih” ucap bunda riang. Kemudian si batita di gendong bunda menuju kamar mandi, bunda mengambil sikat gigi dan pastanya “buka mulutnya dek.. aaaaa”, “emh” kata si batita memalingkan wajahnya, “eeee, buku mulut dulu adek biar giginya ga ompong spt nenek-nenek, begini nih” kata bunda mengempotkan pipi dengan mata juling. Si batita tertawa, “ayo ya buka mulutnya… satu! dua! tiga! buka mulutnya” seru bunda semangat. Si batita akhirnya membuka mulutnya “aaaaa…”
FFfuh, begitulah bunda menghadapi si batita agar mau sikat gigi. Setiap hari kadang setiap waktu saya selalu memberikan berbagai macam mainan dan gurauan untuk membuat si batita mau sikat gigi. Yang pertama, saya menyikat mulut boneka-boneka sikecil sebagai contoh. Kedua, melayang-layangkan sikat gigi seperti pesawat terbang dan hinggap di mulutnya. Ketiga, bernyanyi dan keempat, bermain air sambil sikat gigi, dll. Jika si batita bosan lagi saya membelikan sikat gigi yang baru dengan warna dan model boneka yang berbeda
Intinya bunda…, orang tua adalah contoh utama untuk si batita. Sikat gigi 2 kali sehari waktu pagi dan malam sebelum tidur, lebih seru dilakukan bila bersama-sama anggota keluarga
Selamat mencoba bunda……



Anak saya tadinya rajin sikat gigi,,,namun setelah jatuh dan giginya sampai patah,setelah saat itu anak saya tidak mau sikat gigi lagi.bagaimana ya caranya agar anak saya mau sikat gigi lagi?
aduh… kasihan si kecil
Sabar bund utk memulai dr awal sikat gigi lagi kita butuh beberapa tahap. Kita beri cerita dan contoh akibat dari tidak mau sikat gigi atau kita bisa memberi reward apabila si kecil mau sikat gigi.
good luck ya bund….:D